Bermula pada tahun 2000, masyarakat kecamatan kintap yang sejak lama mengidamkan berdirinya sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di wilayah kecamatan kintap mengadakan suatu musyawarah yang dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, pendidikan, dan unsur-unsur masyarakat lainnya. Musyawarah tersebut menghasilkan keputusan bahwa masyarakat sepakat dan menyambut baik akan didirikannya sebuah SLTA di kecamatan Kintap. Pada tahun 2001 lahan seluas ± 3 hektar disiapkan yang berkolasi di Desa Sungai Cuka RT.09 dengan nomor sertifikat tanah 17.07.07.04.4.00002. Usaha dan loby terus dilakukan oleh panitia bahkan sampai ketingkat provinsi langsung menghadap Kepala Kantor Wilayah Departeman Pendidikan yang waktu itu dijabat oleh Bapak Drs. Kasim Abdurrahman, MA.

Pada tahun 2003 berdirilah sebuah SMA di wilayah kecamatan Kintap, namun lokasi bangunan ditempatkan di Desa Kintapura bukan di lokasi tanah yang diusulkan pertama kali oleh masyarakat, SMA tersebut adalah SMAN 1 Kintap. Sementara itu lahan yang berada di Desa Sungai Cuka masih belum terpakai. Pada tanggal 15 Oktober 2008 bertempat di kediaman Bapak H.Rahimullah yang waktu itu merupakan Kepala Desa Sungai Cuka dalam acara Halal bi halal yang dihadiri oleh 7 kepala desa di wilayah Sebamban V Kecamatan Kintap, tokoh agama, tokoh pendidikan dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya, kembali masyarakat mengusulkan untuk dibangunnya SLTA di wilayah sebamban V dan hal tersebut disambut baik oleh para undangan lain yang hadir pada acara tersebut.

Saat itu juga dibentuklah panitia persiapan pendirian SLTA Sebamban V yang diketuai oleh Ngabadi, S.Pd, wakil ketua Aliansyah, S.Pd, sekretaris Rudi Hartono, S.Pd dan Sunarso, S.P, bendahara Mukti Ali, S.Pd dan Nor Aini, Ama.Pd. selanjutnya panitia yang telah terbentuk mengadakan rapat menyusun rencana kerja pada tanggal 23 dan 30 Oktober 2008 yang bertempat di ruang laboratorium IPA SMPN 2 Kintap. Pada tanggal 20 November 2008 diadakanlah sosialisasi pendirian SMA/SMK oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut yaitu Bapak H.Hasbullah Mahlan, M.M.Pd yang bertempat di Gedung Serba Guna Desa Sungai Cuka. Selain tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh pendidikan acara sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh perwakilan siswa kelas IX dari SMPN 2 Kintap, SMPN 3 Kintap dan MTs Miftahul Ulum.

Dari hasil analis angket yang dibagikan kepada siswa SLTP kelas IX dan dari berbagai pertimbangan untuk mendirikan SMA atau SMK maka diputuskanlah SLTA yang akan dibangun adalah Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada tanggal 22 Desember 2008 panitia bersama Kepala Desa Sungai Cuka H.Rahimullah membuat Akta Pendirian Yayasan Ar Rahim melalui pengacara Ir. Devi Kesumawardani, SH dengan nomor akta 13, dimana sebagai Pembina yayasan tersebut adalah H.Rahimullah, ketua adalah Ngabadi,S.Pd, sekretaris adalah Rudi Hartono,S.Pd, bendahara adalah Mukti Ali, S.Pd dan pengawas adalah Nor Aini, Ama.Pd.

Sebagaimana nama yayasannya SMAnya pun selanjutnya diberi nama pula dengan SMA Ar Rahim. Tahun Ajaran 2009/2010 setelah mendapatkan izin operasional dari Dinas Pendidikan, SMA Ar Rahim mulai menerima siswa baru dengan struktur organisasi yaitu sebagai Kepala sekolah Aliansyah, S.Pd, Wakasek Humas Rudi Hartono, S.Pd, Wakasek Kurikulum Mukti Ali, S.Pd, Wakasek Kesiswaan Agus Pujianto, S.P, dan Wakasek Sarpras Abdul Fatah, Ama.Pd.

Walaupun belum mempunyai gedung sekolah, pada tanggal 13 Juli 2009 SMA Ar Rahim dengan jumlah siswa yang diterima sebanyak 68 siswa mulai melaksanakan proses belajar mengajar yang sementara waktu menggunakan ruang kelas dan fasilitas lain milik SMPN 2 Kintap. Tenaga pengajar berasal dari guru-guru SMPN 2 Kintap, SMPN 3 Kintap dan SDN Muara Kintap 1 serta guru-guru tetap Yayasan Ar Rahim.

Seiring berjalannya waktu, berdirilah 1 ruang kelas baru bantuan dari Dinas Pendidikan Privinsi Kalimantan Selatan dan pada saat pembangunan sedang berlangsung, mendapat bantun lagi 3 ruang kelas baru dari H.Rahimullah yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut bersama H.Rahimullah disaksikan oleh Sekretaris Camat Kintap, Polsek Kintap, Koramil Kintap, kepala sekolah, dewan guru dan siswa SMA Ar Rahim serta para undangan lainnya.

Pada tahun 2010 proses belajar mengajar dialihkan ke gedung yang sudah selesai dibangun. Tanggal 2 Januari 2010 Kepala SMA Ar Rahim mengusulkan penegerian kepada Bupati Tanah Laut melalui Dinas Pendidikan. Tepat tanggal 23 Maret 2010 SMA Ar Rahim resmi menjadi SMAN 2 Kintap berdasarkan surat keputusan Bupati Tanah Laut Nomor 330 Tahun 2010, dengan Nomor Statistik Sekolah (NSS) 301150207015.

Setelah berjalan beberapa bulan tampuk pimpinan kepala sekolah SMAN 2 Kintap sempat berganti beberapa kali. Setelah Aliansyah, S.Pd kepala sekolah dijabat oleh pelaksana harian yaitu Ngabadi, S.Pd. Selanjutnya sejak tanggal 31 Maret 2011 Kepala SMAN 2 Kintap dijabat oleh Ir.Bichmanto, M.I.Kom yang sebelumnya bertugas sebagai guru SMAN 1 Takisung. Beliau kemudian melakukan gebrakan-gebrakan pada segala bidang diantaranya yang nyata terlihat yaitu semakin bertambahnya bangunan/gedung baru mulai ruang belajar, tempat parkir, ruang guru, perpustakaan, laboratorium Kimia dan mushola serta fasilitas-fasilitas lain seperti pemasangan jaringan listrik, internet, Laboratorium komputer (sementara masih gabung dengan perpustakaan) dan terakhir adalah pembuatan web sekolah yang sedang kita nikmati sekarang dengan alamat http://www.sman2kintap.sch.id. Pada tanggal 30 Mei 2014 Bupati Tanah Laut mengukuhkan Ikhwan Yusuf,S.Pd sebagai Kepala Sekolah SMAN 2 Kintap menggantikan Ir.Bichmanto,M.I.Kom dalam acara pengukuhan Kepala Sekolah SD, SMP dan SMA/SMK di Balairung Tuntung Pandang Pelaihari. Sementara itu Ir.Bicmanto,M.I.Kom dimutasikan sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Kintap.

Demikianlah sejarah singkat berdirinya SMAN 2 Kintap (SMADAP). Penulis sangat menyadari masih banyak kekurangannya, oleh karena itu sumbangan saran dan pikiran Anda sangat diharapkan khususnya para pendiri SMADAP untuk menyempurnakan tulisan ini karena apa yang tertulis di atas adalah yang sepengetahuan penulis. Apabila ada kekhilafan, kesalahan dan kekurangan dalam isi tulisan ini, penulis mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya.