CARA BELAJAR SESUAI DENGAN GAYA BELAJAR
 Cara belajar yang sesuai dengan gaya belajar mereka adalah :
 
1.Siswa Visual
 
Dorong siswa visual membuat banyak simbol dan gambar dalam catatan mereka. Dalammatematika dan ilmu pengetahuan, tabel dan grafik akan memperdalam pemahaman mereka. Petapikiran dapat menjadi alat yang bagus bagi para siswa visual dalam mata pelajaran apa pun.
 
 Anjurkan mereka untuk membaca dulu secara sekilas, kemudian setelah mendapatkangambaran umum tentang materi yang akan dipelajari, barulah masuk pada perincian atau detailnya.
 
2.Siswa Auditorial
 
Mendengar kuliah,contoh, dan cerita serta mengulang informasi adalah cara-cara utamabelajar mereka. Para siswa auditorial mungkin lebih suka merekam pada kaset daripada mencatat,karena mereka suka mendengarkan informasi berulang-ulang. Terkadang mereka ingin mengulangdengan keras apa yang guru katakan. Mereka tentu saja menyimak, hanya saja mereka sukamendengarkannya lagi.
 
Jika guru melihat mereka kesulitan dengan suatu konsep, bantulah berbicara dengan dirinyasendiri untuk memahaminya.
 
Guru dapat menggubah sebuah lagu dengan melodi yang sudah dikenal untuk mengingatmateri yang harus diingat.
 
3.Siswa Kinestetik
 
Siswa-siswa ini menyukai proyek terapan, dengan sandiwara pendek yang menarik, sangatmembantu mereka belajar. Para siswa kinestetik suka belajar melalui gerakan, dan paling baikmenghafal informasi dengan mengasosiasikan gerakan dengan setiap fakta.Tunjukkan caranya kepada mereka, jauhkan dari bangku biarkan mereka belajar di lantai danmenggelar pekerjaan mereka di sekeliling mereka.

Beberapa cara dapat digunakan untuk membantu siswa memaksimalkan gaya belajar mereka masing-masing. Pertama, jelaskan kepada mereka bahwa orang belajar dengan cara yangberbeda-beda, dan semua cara sama baiknya. Setiap cara mempunyai kekuatan sendiri-sendiri. Dalam kenyataannya, kita semua memiliki ketiga gaya belajar, hanya saja biasanya satu gaya mendominasi ( Rose dan Nicoll, 1997 )

Untuk mengetahui Gaya Belajar kalian, jawablah pertanyaan – pertanyaan berikut sesuai dengan keadaan kalian!

Apakah anda belajar melalui mendengar dan mengingat apa yang didiskusikandaripada yang dilihat ?

Apakah anda membuat keputusan berdasarkan perasaan ?

Apakah anda lebih baik mengeja keras-keras daripada menuliskannya ?

Apakah anda lebih suka seni rupa daripada musik

Apakah anda suka membaca keras-keras dan mendengarkan ?

Apakah anda mudah terganggu keributan ?

Apakah anda berbicara dengan lambat ?

Apakag anda menghafal hanya dengan melihat saja?

Apakah anda mengetuk-ngetuk pena, menggerakkkan jari atau kaki saatmendengarkan ?

Apakah anda banyak menggunakan isyarat tubuh ?

Apakah anda suka mencoret-coret saat menelpon/belajar di kelas?

Apakah anda pengeja yang baik dan dapatkah anda melihat kata-kata dalampikiran anda?

Apakah anda berbicara pada diri sendiri saat bekerja ?

Apakah sering melakukan kegiatan fisik / banyak bergerak ?

Apakah anda lebih ingat apa yang dilihat daripada yang didengar?

Apakah anda perencana dan pengatur jangka panjang yang baik ?

Apakah anda tak bisa duduk tenang untuk waktu yang lama ?

Apakah anda belajar dengan berjalan dan melihat ?

Apakah menurut anda, anda adalah pembicara yang fasih ?

Apakah anda menggerakkan bibir saat membaca ?

Apakah anda berbicara dengan cepat ?

Apakah anda merasa menulis itu sulit, tetapi pandai bercerita ?

Apakah anda berdiri dekat-dekat saat berbicara dengan orang ?

Apakah anda banyak bicara, suka berdiskusi dan menjelaskan panjang lebar ?

Apakah anda sulit mengingat perintah lisan kecuali jika dituliskan, dan apakahanda sering menyuruh orang mengulang ucapannya ?

Dapatkah anda mengulang dan menirukan nada, perubahan, dan warna suara ?

Apakah anda meluangkan waktu untuk berolah raga dan kegiatan fisik lainnya ?

Apakah anda berbicara dengan pola berirama ?

Apakah anda lebih suka membaca daripada dibacakan?

Apakah anda lebih bisa belajar dengan praktek ?

Apakah anda lebih menyuka musik daripada seni rupa ?

Apakah anda menggunakan jari untuk menunjuk saat membaca ?

Apakah anda rapi dan teratur ?

Apakah anda tahu apa yang harus dikatakan tetapi tidak terpikir kata yang tepat?

Apakah anda menyentuh orang untuk mendapatkan perhatiannya ?

Apakah anda lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato ?

Gaya Belajar Siswa
Gaya Belajar Visual

Gaya belajar visual (visual learner) menitikberatkan ketajaman penglihatan. Artinya,bukti-bukti konkret harus diperlihatkan terlebih dahulu agar siswa paham. Ciri-ciri siswa yangmemiliki gaya belajar visual adalah kebutuhan yang tinggi untuk melihat dan menangkapinformasi secara visual sebelum ia memahaminya.Siswa yang memiliki gaya belajar visual menangkap pelajaran lewat materi bergambar.Selain itu, ia memiliki kepekaan yang kuat terhadap warna, disamping mempunyai pemahamanyang cukup terhadap masalah artistik. Hanya saja biasanya ia memiliki kendala untuk berdialogsecara langsung karena terlalu reaktif terhadap suara, sehingga sulit mengikuti anjuran secaralisan dan sering salah menginterpretasikan kata atau ucapan.Gaya belajar ini dapat diterapkan dalam pembelajaran, dengan menggunakan beberapapendekatan : menggunakan beragam bentuk grafis untuk menyampaikan informasi/materi pelajaranberupa film, slide, ilustrasi, coretan atau kartu-kartu gambar berseri untuk menjelaskan suatuinformasi secara berurutan Ciri – ciri gaya belajar ini adalah : 1.Senantiasa berusaha melihat bibir guru yang sedang mengajar. 2.Saat mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu, biasanya siswa akan melihat teman-teman lainnya baru kemudian dia sendiri yang bertindak. 3.Cenderung menggunakan gerakan tubuh (untuk mengekspresikan dan menggantikan kata-kata) saat mengungkapkan sesuatu. 4.Tak suka bicara di depan kelompok dan tak suka pula mendengarkan orang lain. 5.Biasanya kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan. 6.Lebih suka peragaan daripada penjelasan lisan. 7.Biasanya dapat duduk tenang di tengah situasi yang ribut dan ramai tanpa merasaterganggu
Gaya Belajar Auditorial

Gaya belajar ini mengandalkan pendengaran untuk bisa memahami sekaligus mengingatnya.Karakteristik model belajar ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat utama untukmenyerap informasi atau pengetahuan. Artinya, untuk bisa mengingat dan memahami informasitertentu, yang bersangkutan haruslah mendengarnya lebih dulu. Mereka yang memiliki gaya belajar ini umumnya susah menyerap secara langsung informasi dalam bentuk tulisan, selain memilikikesulitan menulis ataupun membaca.Di dalam pembelajaran, untuk membantu siswa-siswa seperti ini, guru bisa menggunakan mediatape untuk merekam semua materi pelajaran yang diajarkan di sekolah. Selain itu, keterlibatan siswadalam diskusi juga sangat cocok untuk siswa seperti ini. Bantuan lain yang bisa diberikan adalahmencoba membacakan informasi, kemudian meringkasnya dalam bentuk lisan dan direkam untukselanjutnya diperdengarkan dan dipahami. Langkah terakhir adalah melakukan review secara verbaldengan teman atau pengajar. Ciri – ciri gaya belajar auditorial adalah : 1.Mampu mengingat dengan baik materi yang didiskusikan dalam kelompok atau kelas. 2.Mengenal banyak sekali lagu atau iklan TV, bahkan dapat menirukannya secara tepat dankomplet. 3.Cenderung banyak omong. 4.Tak suka membaca dan umumnya memang bukan pembaca yang baik karena kurang dapatmengingat dengan baik apa yang baru saja dibacanya. 5.Kurang cakap dalam mengerjakan tugas mengarang/menulis. 6.Kurang tertarik memperhatikan hal-hal baru di lingkungan sekitarnya, seperti hadirnya siswabaru, adanya papan pengumuman di pojok kelas dan sebagainya.
Gaya Belajar Kinestetik

Gaya belajar ini mengharuskan individu yang bersangkutan menyentuh sesuatu yangmemberikan informasi tertentu agar ia bisa mengingatnya. Tentu saja ada beberapa karakteristikmodel belajar seperti ini yang tak semua orang bisa melakukannya. Karakter pertama adalahmenempatkan tangan sebagai alat penerima informasi utama agar bisa terus mengingatnya. Hanyadengan memegangnya saja, seseorang yang memiliki gaya belajar ini bisa menyerap informasi tanpaharus membaca penjelasannya.Karakter berikutnya dicontohkan sebagai orang yang tak tahan duduk manis berlama-lamamendengarkan penyampaian pelajaran. Tak heran kalau individu yang memiliki gaya belajar inimerasa bisa belajar lebih baik kalau prosesnya disertai kegiatan fisik.Kelebihannya, mereka memiliki kemampuan mengkoordinasikan sebuah tim disampingkemampuan mengendalikan gerak tubuh (athletic ability). Tak jarang, orang yang cenderung memilikikarakter ini lebih mudah menyerap dan memahami informasi dengan cara menjiplak gambar ataukata untuk kemudian belajar mengucapkannya atau memahami fakta.Untuk menerapkannya dalam pembelajaran, kepada siswa yang memiliki karakteristik-karakteristik di atas dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai model peraga, semisal bekerja di lab atau belajar yang membolehkannya bermain. Cara sederhana yang juga bisa ditempuh adalahsecara berkala mengalokasikan waktu untuk sejenak beristirahat di tengah waktu belajarnya.Ciri- ciri gaya belajar kinestetik : 1.Gemar menyentuh segala sesuatu yang dijumpainya. 2. Amat sulit untuk berdiam diri/duduk manis. 3.Suka mengerjakan segala sesuatu yang memungkinkan tangannya sedemikian aktif. 4.Memiliki koordinasi tubuh yang baik. 5.Suka menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar. 6.Mempelajari hal-hal yang abstrak (simbol matematika, peta, dan sebagainya) dirasa amatsulit oleh siswa dengan gaya belajar ini. 7.Cenderung terlihat “agak tertinggal” dibanding teman sebayanya. Padahal hal ini disebabkan oleh tidak cocoknya gaya belajar siswa dengan metode pengajaran yang selama ini lazimditerapkan di sekolah-sekolah.